Belajar SEO Untuk Pemula Biar Bisa Page One

Daftar Isi [Tutup]
    Sumber Freepik


    Apa Itu SEO?

    Halo,  Di artikel kali ini, aku bakal jelasin tentang On Page SEO. On Page SEO merupakan langkah optimasi untuk meningkatkan kualitas website agar mudah dimengerti dan relevan dengan kebutuhan pengunjung. 

    On Page SEO adalah optimasi yang dapat kamu lakukan di website Kamu sendiri. Tujuannya adalah untuk memudahkan pengunjung saat berada di website Kamu. Mulai dari konten, kecepatan, hingga pengunjung nyaman berada di website kamu. 

    Nah, apa saja sih yang perlu Kamu lakukan untuk mulai belajar On Page SEO?  

    1. Konten Berkualitas

    Yang pertama, Pastikan Buat Konten yang Berkualitas dan Solutif. Seperti apa konten yang berkualitas? Konten yang menjawab pertanyaan pembaca. Ketika mereka mengetikkan sebuah kata kunci di dalam mesin pencari, yang mereka harapkan adalah jawaban. Maka, pastikan informasi yang kamu berikan relevan dengan kebutuhan pencari. 

    Selain itu, kamu juga perlu perhatikan panjang konten dalam artikel Kamu. Sebenarnya, tidak ada angka pasti berapa jumlah kata yang harus ada dalam setiap konten. Sebab, penentuan jumlah kata tergantung lagi dengan kata kunci yang ditargetkan. Dan, jangan lupa untuk cek juga konten milik kompetitor lain. 

    2. Permalink Yang Simple 

    Yang kedua, Gunakan permalink sederhana. Idealnya, permalink cukup mengandung focus keyword yang Kamu targetkan saja. Misalnya, Anda menargetkan kata kunci "jam tangan pria". Maka, permalink yang ideal adalah seperti ini: www.websiteanda.com/jam-tangan-pria. 

    Sayangnya, WordPress secara default akan membuat link permalink Anda seperti ini: "www.websiteanda.com/2019/05/judulartikel". Kamu perlu mengubahnya terlebih dahulu, Yang pertama, Buka dashboard WordPress, lalu klik Settings, dan klik Permalinks. Setelah itu, pilih struktur permalink "Post Name" dan klik Save. 

    Dan jika kamu pengguna Blogger maka permalink secara default akan seperti ini: "www.websiteanda.com/2019/05/judulartikel" kamu hanya bisa custom permalink setelah bulan dan tahun "2019/05/". dan sampai artikel ini dibuat belum ada pengaturan khusus pada blogger untuk dapat menghilangkan permalink bulan dan tahun.

    3. Kata Kunci Yang Banyak Dicari

    Yang ketiga, Buat judul konten yang menarik. Ketika orang-orang mengetikkan kata kunci di Google, maka, hasil pencarian akan memperlihatkan judul dan deskripsi singkat konten yang kamu buat di laman pencarian. Jadi, Kamu perlu membuat judul semenarik mungkin agar orang-orang tertarik untuk berkunjung ke website Kamu. Kamu juga bisa menambahkan angka pada judul agar lebih menarik minat pembaca. Misalnya, "50 Template Blog Keren dan SEO Friendly" Atau, bisa juga "6 Langkah Jitu Menghasilkan Uang di Blog". 

    4. Gambar Yang Relevan

    Yang keempat, Tambahkan Gambar dan Optimasi Gambar. Kamu bisa menambahkan gambar yang relevan dengan konten, agar pengunjung Kamu lebih betah berada di website. 

    Setelah menambahkan gambar, kamu bisa melakukan optimasi seperti:

    - Optimasi Gambar

    Pastikan ukuran gambar tidak terlalu besar. Karena, besarnya ukuran gambar akan mempengaruhi loading website. Oleh karena itu, Kamu perlu memperkecil gambar terlebih dahulu. Misalkan, Kamu buat ukurannya menjadi 100KB. Kamu bisa memanfaatkan layanan kompres gambar seperti TinyPNG, ILoveIMG, Trimage, Kraken, dan OptiPNG. Layanan-layanan tersebut bisa membantu kamu untuk mengecilkan ukuran gambar tanpa mengurangi kualitasnya. 

    - Tambahkan Nama Pada Gambar

    Beri nama gambar sesuai dengan focus keyword yang Kamu targetkan di Google. Nama file yang sesuai dengan focus keyword dapat membantu gambar untuk muncul di Google Image Search. Yang ketiga, Ubah Alt Text sesuai dengan focus keyword. Alt Text atau alternative text dapat membantu Google mengidentifikasi topik apa yang Kamu bahas dalam konten. Selain itu, Alt Text yang tepat dapat memudahkan gambar untuk muncul di hasil pencarian gambar. 

    5. Jangan Lupakan Heading dan Subheading

    Yang kelima, Manfaatkan Heading dan Subheading. Heading dan subheading akan membantu mesin pencari untuk lebih memahami konten apa yang Kamu bahas. Heading akan memudahkan search engine bot untuk melakukan crawling pada konten dan melihatnya sebagai pokok bahasan konten. 

    WordPress menyediakan Heading 1 hingga Heading 6. Heading 1 biasanya sudah otomatis digunakan judul. Jadi, yang bisa Anda manfaatkan selanjutnya adalah Heading 2 hingga Heading 6. 

    Namun, biasanya Anda hanya memerlukan sampai Heading 4. Di setiap heading tersebut, sebaiknya masukkan focus keyword atau turunannya. 

    6. Perbanyak Internal Link

    Yang keenam, Gunakan Internal Link. Internal link adalah link yang akan mengarahkan pembaca Kamu ke konten lain yang ada di website Kamu. Jenis tautan ini penting untuk memudahkan pembaca Kamu untuk berpindah dari satu konten ke konten lainnya di website Kamu. Google mengutamakan website yang kontennya saling berhubungan. Dan melalui internal link, Kamu bisa menunjukkan keterkaitan antara satu konten dan konten lainnya yang ada di website Kamu. 

    7. Percepat Loading Website

    Yang ketujuh, Meningkatkan Kecepatan Website. Meningkatan kecepatan tidak hanya di mesin pencari saja. Tapi, pengunjung juga akan merasa nyaman berada di dalam website yang waktu loadingnya cepat. Loading website yang lambat hanya akan membuat pengunjung frustasi, lalu meninggalkan website Anda. 

    Ada banyak langkah yang bisa Kamu lakukan untuk meningkatkan kecepatan website. Kamu tidak perlu khawatir karena kami sudah merangkumnya di Ebook Gratis yang bisa Kamu download melalui link di deskripsi. 

    8. Gunakan LSI Keyword

    Yang kedelapan, Gunakan LSI Keyword. Kenapa Kamu harus menggunakan LSI keyword? Karena kata kunci yang diberikan oleh keyword tool biasanya merupakan penyeragaman dari beberapa kata kunci yang mirip. Akibatnya, variasi kata kunci yang diberikan sangat terbatas. Padahal, tidak semua orang menggunakan kata kunci yang sama persis. Realitanya, orang-orang menggunakan berbagai macam variasi kata kunci untuk menemukan sebuah topik. Nah, variasi kata kunci itulah yang disebut dengan LSI keyword. Untuk menemukan LSI keyword, Kamu bisa menggunakan layanan seperti LSIGraph dan LSIKeywords. 

    9. Melakukan Riset Keyword

    Yang kesembilan, Melakukan riset keyword, dan letakkan focus keyword di 100 kata pertama. Selain judul, paragraf pertama juga akan memberikan kesan pertama yang baik bagi pembaca. Kamu harus to the point pada apa yang mau kamu sampaikan di dalam konten. Jadi, sebaiknya kamu letakkkan focus keyword pada 100 kata pertama, jika memungkinkan. 


    Nah, itu tadi artikel tentang panduan On Page SEO biar artikel kamu bisa Page One. Kalau misalnya, Kalian masih ada pertanyaan ataupun saran, Kalian bisa tinggalin di kolom komentar di bawah. Jangan lupa untuk share ke semua social media kamu. Kita ketemu lagi di artikel berikutnya.

    Post a Comment

    Previous Post Next Post

    Contact Form