Daftar Makhluk Laut Terdalam Yang Belum Pernah Dilihat Sebelumnya, Banyak Ikan Menyeramkan?

Daftar Isi [Tutup]

    Ikan Apa Sih Yang Ada di Dasar Laut?

    Sumber Freepik


    hai hai hingga saat ini laut merupakan habitat yang tidak terbatas bagi berbagai makhluk hidup, Bahkan banyak bagian laut yang belum dieksplorasi seperti bagian terdalam dari lautan.

    Laut dalam sendiri menjadi salah satu tempat paling misterius di muka bumi dan dilengkapi berbagai makhluk aneh. 

    Setiap tahunnya para peneliti berhasil menangkap rekaman luar biasa dari hewan yang tampak asing dan spesies baru yang aneh yang bersembunyi di kedalaman lautan. Makhluk yang hidup jauh di dasar lautan ini harus bertahan dalam kondisi yang sangat keras dan kebanyakan dari makhluk ini bahkan bergantung pada makanan sisa yang tenggelam dari permukaan. 

    Berikut daftar makhluk laut dalam yang belum pernah dilihat sebelumnya :

    Asian Sheepshead Wrasse

    Ikan Asian sheepshead wrasse

    Beberapa waktu yang lalu para penyelam berhasil menemukan seekor ikan aneh yang mirip tokoh kartun shrek. Diketahui bahwa ikan ini adalah jenis Asian sheepshead wrasse yang sering dijumpai di lepas pantai Jepang.

    Menurut sebuah sumber, ikan ini sebenarnya umum dan sangat sering dijumpai di Jepang namun yang spesial wajah ikan ini tidak biasa dan mirip dengan toko animasi raksasa hijau yaitu Shrek. Ikan jantan ini diyakini berusia 30 tahun, berwarna abu-abu dan memiliki tonjolan besar di dahi dan dagunya,

    Diketahui bahwa panjang total dari ikan ini bisa mencapai 100 Centimeter atau 39 inci dengan berat terbesar yang tercatat adalah 14,7 kg. Selain itu Spesies ikan ini juga dihargai sebagai ikan makanan di daerah asalnya. 

    Atlantic Wolffish

    Ikan Atlantic wolfis

    Atlantic wolfis adalah spesies ikan unik dengan tampang menyeramkan mirip monster yang saat ini keberadaannya terancam hampir punah. Saat ini para peneliti sedang memperjuangkan pelestarian ikan Atlantic wolfis tersebut. Dinamakan dengan Atlantic wolfis karena ikan ini penghuni laut dalam. 

    Meski tidak memiliki penampilan menarik, Atlantic wolfis adalah makhluk luar biasa yang memiliki peran penting di dalam ekosistem laut dalam. 

    Penampilan ikan menyeramkan ini ditandai dengan gigi yang besar seperti gigi taring sehingga dinamakan Seaworld, Gigi Atlantic wolfis tersebut digunakan untuk menghancurkan mangsa seperti kepiting, lobster dan bulu babi. Bahkan peneliti juga menemukan jika tenggorokan ikan menyeramkan ini dipenuhi dengan gigi yang lebih bergerigi. Tidak seperti harimau atau macan tutul salju ,Atlantic wolfis tidak cukup untuk menarik perhatian manusia namun keberadaan ikan ini sangat diperlukan untuk mengendalikan populasi landak laut dan kepiting hijau. 

    Cumi-cumi Vampir 

    Cumi-cumi vampir

    Cumi-cumi vampir adalah makhluk unik yang ditemukan di sepanjang laut tropis dan tenang, Di kondisi laut dalam yang ekstrim diketahui bahwa cumi-cumi berukuran 30 cm dan memiliki warna merah terang. Cumi-cumi bertubuh agak gemuk dapat ditemukan di kedalaman 600 hingga 1000 Meter atau 2000-4000 kaki. 

    Pada bagian ekornya terdapat sepasang sirip yang bentuknya mirip Kuping dan bergerak menggelombang secara lambat. Selain itu di dekat siripnya juga terdapat sepasang organ bercahaya yang hanya dinyalakan untuk kamuflase. Diketahui bahwa lengannya terhubung oleh selaput berdaging sehingga jika direntangkan tampak seperti corong berselimut. 

    Untuk mendeteksi keadaan sekitarnya cumi-cumi ini memiliki sepasang benang kuning di sisi tubuhnya yang berfungsi sebagai organ sensor terhadap musuh dan mangsanya 

    Pink See-Through Fantasia

    pink see-through fantasia

    pink see-through fantasia adalah spesies teripang tembus pandang berwarna merah muda yang mulut, anus dan usus nya Semua terlihat dari luar. Diketahui bahwa teripang ini memiliki ukuran berkisar antara 11 hingga 25 cm dan biasa ditemukan sekitar 1,5 Mil jauh nya di laut Sulawesi di Pasifik Barat dan Timur Kalimantan. 

    Para peneliti mendapati pink see-through fantasia, jumlahnya hanya sedikit di dunia. Meskipun begitu mereka mempunyai taktik dalam bertahan hidup yang menunjukkan evolusinya yang cukup lama yaitu bioluminesensi untuk menangkap mangsa. Bioluminesensi sendiri adalah Kemampuan makhluk hidup mengeluarkan cahaya dari dalam tubuhnya sendiri dengan reaksi kimia tertentu. Spesies ini telah mengembangkan struktur seperti sirip renang berselaput di bagian depan dan belakang tubuh mereka yang memungkinkan mereka melakukan perjalanan sejauh 1000 M atau 3300 kaki ke dalam laut. 

    Ikan Kodok 

    Ikan Kodok

    Selanjutnya ada ikan kodok yang merupakan salah satu makhluk penghuni bahwa laut yang dapat ditemui hampir di seluruh Samudera tropis dan subtropis di seluruh dunia. Dengan pengecualian di laut tengah. 

    Diketahui bahwa hewan ini adalah ikan kecil yang memiliki panjang sekitar 10 hingga 20 cm. Selain itu ikan kodok juga merupakan spesies yang dapat menyamar dengan lingkungan disekitarnya terutama terumbu karang, jenis Angle fisheye ini bentuknya menyerupai spon atau batu yang tertutup ganggang dengan berbagai warna dan mempunyai cara bergerak yang sangat aneh. 

    Meskipun bisa berenang kebanyakan ikan kodok akan berjalan menggunakan sepasang sirip dada mereka yang telah berevolusi menjadi anggota badannya. 

    Cumi-cumi BigFin

    Cumi-cumi Bigfin

    Australia merupakan negara dengan berbagai macam satwa endemik yang eksotis baik didarat maupun Dilaut, Bahkan sebuah kamera berhasil menangkap seekor cumi-cumi bigfin yang langka, yang ditemukan di perairan negara kanguru tersebut. 

    Diketahui bahwa cumi-cumi di yang pada kedalaman laut di bawah 3000 m dan kapal selam robot Arvin milik Commonwealth scientific and industrial research organization yang berhasil menangkap penangkapan cumi-cumi tersebut. Hewan langka satu ini terlihat sedang berenang di daerah great Australian. 

    Sebelumnya cumi-cumi diketahui pernah menunjukkan penampakannya di beberapa lautan di dunia namun belum pernah ditemukan di perairan Australia. Menurut laporan jumlah cumi-cumi ini diperkirakan hanya ada sekitar 12 ekor di seluruh dunia. Cumi-cumi ini memiliki panjang beragam dan yang pernah ditemukan mencapai tiga meter namun cumi-cumi yang ditemukan di perairan Australia kali ini memiliki panjang 1,8 meter termasuk tentakel ya, sedangkan tubuhnya saja hanya memiliki panjang 15 cm. 

    Battle Snail 

    Battle Snail

    Mungkin kebanyakan dari kita tahu bahwa siput memiliki tubuh yang lunak dan mengandalkan cangkangnya sebagai perlindungan diri, namun ada salah satu jenis siput yang ditemukan di Samudera Hindia yang menggunakan senyawa besi untuk melindungi bagian bawahnya. 

    Saking uniknya siput ini bahkan diteliti oleh militer Amerika Serikat untuk dijadikan contoh pakaian tempurnya, saat ini para ilmuwan telah memecahkan misteri tentang siput yang tinggal di laut dalam dan dapat bertahan hidup dengan suhu yang tinggi karena menggunakan cangkang besi seperti baju zirah perang. 

    Para ilmuwan menyebutkan jika siput bersisik kaki memiliki kondisi hidup yang mustahil karena hidup di lubang vulkanik bawah air dengan kondisi suhu tinggi tekanan tinggi, tingkat keasaman kuat dan oksigen rendah menjadikan siput tersebut sebagai satu-satunya makhluk hidup yang diketahui mempunyai besi di dalam cangkangnya. 

    Menurut laporan tim peneliti dari Hongkong University of Science and technology berhasil memecahkan kode genome siput laut dalam tersebut Untuk pertama kalinya, tim mengirim Mexican bahwa 25 ekor transkripsi protein yang secara langsung menginterpretasikan genom berkontribusi pada produksi mineral yang mengeraskan jaringan pada siput tersebut. Para peneliti kemudian mengumpulkan 20 siput bersisik di kedalaman 2.987 Samudra Hindia.

    Sarcastic Fringehead

    sarcastic fringehead

    sarcastic fringehead adalah ikan air asin kecil tapi sangat kuat yang memiliki mulut besar dan perilaku teritorial agresif. Diketahui bahwa panjang ikan bisa mencapai 30 cm dan sebagian besar tidak bersisik dengan sirip dada besar serta sirip perut yang kecil dengan mata coklatnya yang kusam dan bentuk mulutnya yang aneh. 

    sarcastic fringehead dianggap sebagai hewan paling jelek dalam literatur ilmiah, Namun jika dilihat lebih dekat hewan yang terkenal pemarah ini, akan mengungkap beberapa kejutan. 

    sarcastic fringehead hidup di perairan Pasifik di lepas pantai Amerika Utara hingga Saint Francisco dan merupakan predator yang ahli dalam menyamar. Oleh sebab itu sarcastic fringehead sering berada di balik lubang persembunyian untuk mengintai mangsanya. 

    Hewan ini secara agresif menargetkan apapun yang ada di dekatnya termasuk para penyelam. Beberapa studi mengatakan setelah menangkap mangsa sarcastic fringehead tidak akan melepaskannya lagi ketika ada dua sarcastic fringehead prinsip yang bersaing untuk mendapatkan mangsa mereka akan membentangkan mulut besarnya yang berwarna-warni dan memberi ancaman kepada satu sama lain.

    Faceless cusk 

    faceless fish

    Beberapa waktu lalu sekelompok ilmuwan menemukan ikan berukuran 43 cm yang tidak memiliki wajah, Saat sedang menjelajahi kedalam lubang besar di lepas pantai Australia. Ikan ini berwarna coklat dan tidak memiliki mata serta bentuk apapun yang menyerupai insang. 

    Hewan tersebut ditemukan di kedalaman 3962 m di Jervis Bey oleh sebuah kelompok ilmuwan dari museum Victoria dan Commonwealth Scientific and Industrial Research organization. Tim yang terdiri dari 40 ilmuwan itu kemudian mengirimkan sampel jaringan dan mengirimkan sejumlah gambar ikan misterius tersebut kepada para ahli di bidang ikan Abisal yaitu ikan yang hidup di kedalaman 2000 m. 

    Diketahui bahwa ikan yang disebut sebagai faceless oleh ilmuwan ini, sudah satu abad lamanya tidak ditemukan di wilayah tersebut, kepala ilmuwan mengatakan bahwa ini adalah pertama kalinya ikan itu terlihat di perairan lepas pantai Australia sejak 1873.

    Posting Komentar

    Lebih baru Lebih lama

    Formulir Kontak